Kamis, 18 September 2014

Pelajaran Tentang Anak-anak

Pelajaran/hikmah yang saya dapat hari ini 

Yang sabar yaaa Ma…

*** Menghadapi anak di jaman sekarang harus benar-benar ekstra sabar. Jaman sekarang sudah berbeda cara mengajari dan mendidik anak di jaman dulu. Jika dulu kebanyakan orangtua mendidik anaknya dengan keras dan kerap memakai siksaan fisik seperti mencambuk, mencubit atau menampar. Hal itu sudah tidak bisa lagi dipakai untuk saat ini. Karena anak-anak sekarang jauh lebih sensitif, pukulan kecil saja pasti akan sangat membekas di hatinya, selamanya. 

Jangan sekali-sekali membentak anak karena itu bisa membuat sel-sel saraf di otaknya mati dalam sekali bentakan. 

Cara mengingatkan/melarangpun pun harus dengan pilihan kata yang tepat, owh iya satu lagi bahwa bersikap keras pada anak bukan berarti selalu halus, lemah lembut dan selalu menuruti keinginan anak. Adakalanya sikap tegas juga diperlukan.

Menumbuhkan kesadaran anak

***Tumbuhkan kesadaran pada diri anak. Misalnya kesadaran sholat, jika dulu sholat hanya karena takut pada orangtua maka sebaiknya itu dirubah. Buat anak agar punya kesadaran, bahwa sholat itu kebutuhan. Tentunya dengan cara-cara yang halus, misalkan dengan mengatakan konsekuensi-konsekuensi apa saja yang akan kita dapat jika meninggalkan sholat dan apa yang kita dapat jika mengerjakan sholat.  

Seperti Dek Yayan (Putera Bu Aliya) yang sulit buat dibangunin sholat shubuh tapi biarpun begitu ia sudah punya kesadaran bahwa sholat itu kebutuhan. Walaupun telat ia pasti tidak mau meninggalkan sholat. Seperti saat ia kecapean habis gerak jalan lalu gak dibangunin sholat isya karena kasian liat anaknya yang udah kecapean, paginya Dek Yayan mrebes mili karna udah ninggalin sholat en marah sama mamanya karna gak bangunin. Di lain kesempatan, saat lagi nonton bioskop sama mamanya karna jam yang diambil memotong waktu ashar dan mamanya lagi halangan, ia pun sholat di bioskop dengan tayamum. Entah sholatnya sah atau tidak tapi kesadaran itulah yang menjadi titik poinnya.

Ajari aku untuk mandiri..

***Memandirikan anak. Misalnya saja saat ke bandara, jangan dekat2 dengan anak tapi suruh mereka mengingat-ngingat jalannya agar kelak mereka bisa bepergian sendiri,  bisa mandiri dan tidak menggantungkan orangtua. Tidak takut lagi kalau tersesat, karna sudah tau mana yang harus dituju, misalkan harus bertanya ke petugas, dll. 

Kalau pengen pipis jangan langsung ajak ke toilet tapi katakan, “ayo cari gambar toilet dimana? Oh iya itu disana, sip2.”

Menumbuhkan jiwa sosial anak

***Kalau anak rewel lagi minta ini itu, ajaklah ke tempat2 dimana banyak orang kesusahan misalnya saja rumah sakit, bahwa masih banyak dari saudara2 kita yang lebih membutuhkan tapi kita malah pengen ini itu. Ajak anak untuk kegiatan-kegiatan sosial dan menumbuhkan jiwa sosial. Bukan hanya dengan kata-kata tapi melihat langsung bahwa masih banyak saudara kita yang kesusahan. 

Kalau sudah seperti itu, dek yayan bakal ditanya, “Gimana dek jadi minta beliin baju?”. “Enggak mah, baju yang lama juga masih banyak kok, mending uangnya buat beliin makan orang-orang itu yuk mah.”


16 Sept 2014
**Nee**


Tidak ada komentar:

Posting Komentar