Pelajaran/hikmah
yang saya dapat hari ini
Yang sabar yaaa Ma…
*** Menghadapi anak di jaman sekarang harus benar-benar
ekstra sabar. Jaman sekarang sudah berbeda cara mengajari dan mendidik anak di
jaman dulu. Jika dulu kebanyakan orangtua mendidik anaknya dengan keras dan
kerap memakai siksaan fisik seperti mencambuk, mencubit atau menampar. Hal itu
sudah tidak bisa lagi dipakai untuk saat ini. Karena anak-anak sekarang jauh
lebih sensitif, pukulan kecil saja pasti akan sangat membekas di hatinya,
selamanya.
Jangan sekali-sekali membentak
anak karena itu bisa membuat sel-sel saraf di otaknya mati dalam sekali
bentakan.
Cara mengingatkan/melarangpun pun harus dengan pilihan kata yang
tepat, owh iya satu lagi bahwa bersikap keras pada anak bukan berarti selalu
halus, lemah lembut dan selalu menuruti keinginan anak. Adakalanya sikap tegas
juga diperlukan.
Menumbuhkan kesadaran
anak
***Tumbuhkan kesadaran pada diri anak. Misalnya kesadaran sholat, jika dulu sholat hanya karena takut pada orangtua maka sebaiknya itu dirubah. Buat anak agar punya kesadaran, bahwa sholat itu kebutuhan. Tentunya dengan cara-cara yang halus, misalkan dengan mengatakan konsekuensi-konsekuensi apa saja yang akan kita dapat jika meninggalkan sholat dan apa yang kita dapat jika mengerjakan sholat.
Seperti Dek Yayan (Putera
Bu Aliya) yang sulit buat dibangunin sholat shubuh tapi biarpun begitu ia sudah
punya kesadaran bahwa sholat itu kebutuhan. Walaupun telat ia pasti tidak mau
meninggalkan sholat. Seperti saat ia kecapean habis gerak jalan lalu gak
dibangunin sholat isya karena kasian liat anaknya yang udah kecapean, paginya
Dek Yayan mrebes mili karna udah
ninggalin sholat en marah sama mamanya karna gak bangunin. Di lain kesempatan,
saat lagi nonton bioskop sama mamanya karna jam yang diambil memotong waktu
ashar dan mamanya lagi halangan, ia pun sholat di bioskop dengan tayamum. Entah
sholatnya sah atau tidak tapi kesadaran itulah yang menjadi titik poinnya.
Ajari aku untuk
mandiri..
***Memandirikan anak. Misalnya saja saat ke bandara, jangan
dekat2 dengan anak tapi suruh mereka mengingat-ngingat jalannya agar kelak
mereka bisa bepergian sendiri, bisa
mandiri dan tidak menggantungkan orangtua. Tidak takut lagi kalau tersesat,
karna sudah tau mana yang harus dituju, misalkan harus bertanya ke petugas, dll.
Kalau pengen pipis jangan langsung ajak ke toilet tapi katakan, “ayo cari
gambar toilet dimana? Oh iya itu disana, sip2.”
Menumbuhkan jiwa
sosial anak
***Kalau anak rewel lagi minta ini itu, ajaklah ke tempat2 dimana banyak orang kesusahan misalnya saja rumah sakit, bahwa masih banyak dari saudara2 kita yang lebih membutuhkan tapi kita malah pengen ini itu. Ajak anak untuk kegiatan-kegiatan sosial dan menumbuhkan jiwa sosial. Bukan hanya dengan kata-kata tapi melihat langsung bahwa masih banyak saudara kita yang kesusahan.
Kalau sudah seperti itu, dek yayan bakal ditanya, “Gimana dek jadi
minta beliin baju?”. “Enggak mah, baju yang lama juga masih banyak kok, mending
uangnya buat beliin makan orang-orang itu yuk mah.”
16 Sept 2014
**Nee**
Tidak ada komentar:
Posting Komentar