Rabu, 11 Januari 2012

Khilafah so PASTI akan tegak !!

Catatan kecil ini saya peruntukkan untuk saudari saya yang berada di sebuah kota kecil dijawa timur, bojonegoro.Yang pada kesempatan beberapa waktu lalu sempat berbincang sedikit tentang beberapa hal. Salah satunya beliau bercerita tentang seorang teman yang banyak bertanya dan ada salah satu pertanyaan yang belum terjawab.  jikalau saat ini pertanyaan tersebut ternyata sudah mendapatkan jawabannya itu tak apa karena toh insyaAllah catatan ini tetap ada manfaatnya.
beberapa menit yang lalu saya membaca hadist ini dari status seorang ustadz. Kira-kira seperti dibawah ini, yang insyaAllah dapat menjawab pertanyaan seorang teman tersebut.

عن حذيفة بن اليمان يقول كان الناس يسألون رسول الله صلى الله عليه وسلم عن الخير وكنت أسأله عن الشر مخافة أن يدركني فقلت يا رسول الله إنا كنا في جاهلية وشر فجاءنا الله بهذا الخير فهل بعد هذا الخير من شر قال نعم قلت وهل بعد ذلك الشر من خير قال نعم وفيه دخن قلت وما دخنه قال قوم يهدون بغير هديي تعرف منهم وتنكر قلت فهل بعد ذلك الخير من شر قال نعم دعاة على أبواب جهنم من أجابهم إليها قذفوه فيها قلت يا رسول الله صفهم لنا قال هم من جلدتنا ويتكلمون بألسنتنا قلت فما تأمرني إن أدركني ذلك قال تلزم جماعة المسلمين وإمامهم قلت فإن لم يكن لهم جماعة ولا إمام قال فاعتزل تلك الفرق كلها ولو أن تعض بأصل شجرة حتى يدركك الموت وأنت على ذلك . ( رواه البخاري
Dari Hudzaifah bin Yaman berkata, orang-orang bertanya kepada Rasulullah saw tentang kebaikan, sedangkan aku bertanya kepada Beliau tentang keburukan karena khawatir akan menimpaku, maka aku katakan: wahai Rasulullah saw, kami dahulu berada dalam masa jahiliyyah dan keburukan, kemudian Allah swt datangkan kebaikan ini (Islam), lalu apakah setelah kebaikan ini ada keburukan? Beliau berkata: “Ya”. aku berkata: dan apakah setelah keburukan tesebut ada kebaikan lagi? Beliau berkata: “Ya, dan di masa itu ada asap (bertanda disertai keburukan)”. Aku bertanya: apa asapnya? Beliau menjawab: “Kaum yang memberi petunjuk dengan selain petunjukku, kamu mengenali di antara mereka dan mengingkarinya.” Aku bertanya: Apakah setelah kebaikan itu ada keburukan? Beliau menjawab: “Ya, para juru dakwah di depan pintu-pintu neraka jahannam, siapa yang memenuhi seruan mereka maka mereka akan melemparkan orang tersebut kedalamnya.” Aku bertanya: Gambarkanlah (tentang mereka) kepada kami wahai Rasulullah saw. Beliau berkata: “Mereka adalah dari kalangan bangsa kita (Arab), dan berkata-kata dengan bahasa kita pula (bahasa Arab). Aku bertanya: Lalu apa yang engkau perintahkan kepadaku jika aku (hidup) di masa itu? Beliau bersabda: “Berpegang teguhlah terhadap jama'ah kaum muslimin dan imam mereka.” aku berkata: bagaimana jika mereka tidak lagi memiliki jama'ah dan imam? beliau berkata: “Maka jauhilah kelompok-kelompok tersebut (yang menyeru kepada neraka Jahannam) seluruhnya, sekalipun kamu harus menggigit akar pohon hingga kematian menjumpaimu sedangkan kamu dalam kondisi seperti itu.” (HR. Al-Bukhori)
 Untuk penjelasan lebih jelas terkait  hadist tersebut dicantumkan pula penjelasan yang lebih baik yang datang dari Imam an-Nawawi rohimahulloh:
شرح النووي على مسلم - (ج 12 / ص 237)
قال القاضي قيل المراد بالخير بعد الشر أيام عمر بن عبد العزيز رضي الله عنه قوله بعده تعرف منهم وتنكر المراد الأمر بعد عمر بن عبد العزيز رضي الله عنه قوله صلى الله عليه و سلم ( ويهتدون بغير هديي ) الهدى الهيئة والسيرة والطريقة قوله صلى الله عليه و سلم ( دعاة على أبواب جهنم من أجابهم إليها قذفوه فيها ) قال العلماء هؤلاء من كان من الأمراء يدعو إلى بدعة أو ضلال آخر كالخوارج والقزامطة وأصحاب المحنة وفي حديث حذيفة هذا لزوم جماعة المسلمين وإمامهم ووجوب طاعته وإن فسق وعمل المعاصي من أخذ الأموال وغير ذلك فتجب طاعته في غير معصية

intinya:
1. kebaikan pertama adalah masa Nabi saw dan khulafa rasyidun
2. keburukan pertama adalah masa yazid bin mu'awiyah
3. kebaikan berikutnya masa khalifah umar bin abdil 'aziz
4. kebaikan dengan tercampur keburukan setelah masa umar bin abdil 'aziz
5. keburukan masa para penyeru kepada neraka jahannam, an-nawawi mengatakan para penyeru (du'aat) tersebut adalah para umaro' yang menyeru bid'ah dan kesesatan, yaitu masa dimana banyak penyimpangan di masa kekhilafahan berikutnya. sebelum runtuhnya khilafah.

kita akan tahu bahwa masa kelima tsb adalah masa kekhilafahan sebelum runtuhnya yaitu dari pertanyaan khudzaifah:
Lalu apa yang engkau perintahkan kepadaku jika aku (hidup) di masa itu?  Dan Rasulullah menjawab: “Berpegang teguhlah terhadap jama'ah kaum muslimin dan imam mereka.”
yang dimaksud jama;ah kaum muslim adalah kesatukan kaum muslim dibawah kepemimpinan seorang imam/khalifah, Rasul berpesan untuk tetap berpegangteguh pada kekhilafahan betapapun banyak penyimpangan.

kemudian Hudzaifah bertanya, bagaimana sikap muslim seandainya sudah tidak ada kekhilafahan? nabi memerintahkan utk berlepas diri dari seluruh umaro' yang menyeru pada bid'ah dan kesesatan tsb, dugaan kuat ana bahwa yang dimaksud kelompok2 tersebut adalah pecahan-pecahan negara bangsa yang ada saat ini.
wallaahu a'lam
(dr ust azizi)

semoga dapat menjawab pertanyaan tersebut dan menghilangkan keraguan yang terendap dalam hati kita.(markonee)

1 komentar:

  1. Subhanallah, khilafah pasti akan tegak. Janji Allah itu pasti. dan semoga, tangan-tangan kita ini akan menjadi penyempurnanya. salam kenal ukhti, dari umi di Bantul. sesekali mampir ke blog saya http://wwwalmischa.blogspot.com/.jzk

    BalasHapus