Lemak disana sini terlihat makin
menggumpal. Kenapa bisa seperti ini. baru berapa lama kok jadi melembung gini.
Jadi teringat iklan anak-anak “dulu bajuku tak begini, namun kini tak cukup
lagi.” Huhuhu.
Dulu, badanku keceng kerempeng
bahkan bisa dibilang kurus banget. Tapi sekarang sudah berubah drastisss pake
tripel s. Mungkin jika bertemu dengan teman lama pasti dijamin akan berkomentar
bahwa aku jadi gemuk, tak seperti dulu lagi yang kurus tinggi. Semua orang yang
mengenalku pada komen tentang ini. membuatku gerah dan kadang hanya bisa
berkata. “Iya ya, emang bener omongan mereka.”
Sebenarnya normal saja jika aku
jadi gemuk begini. Pola makanku tak teratur. Nafsu makanku besar, apa saja aku
makan. Sepertinya gak ada makanan yang gak aku suka. Semua makanan aku suka.
Istilah jawanya “gak tampik lawuh”. Aku pun juga suka tidur, sore sekitar jam 8 atau jam 9 aku sudah tidur. Kebanyakan tidur mungkin yha.
Gak banyak kegiatan juga mungkin
menjadi salah satu penyebabnya. Kalau
dulu kegiatan dari pagi sampai sore bahkan hingga malam full. Bahkan sabtu
minggu yang harusnya menjadi hari libur dan bersantai-santai kadang masih ada
kegiatan. Tidak seperti sekarang yang gak banyak kegiatan.
Pipi nyimluk-nyimpluk, badan nyempluk kalau jalan jadi mbem mbem mbem. Itulah aku sekarang. Aku dulu kurang begitu suka dengan orang yang gemuk, bukan gak suka sama orangnya tapi kadang kepikiran “kok bisa sih gemuk gitu? kan bisa ngurangi makan atau olahraga secara teratur ?dll” karena dulu aku memang suka banget sama olahraga baik lari pagi, bulutangkis maupun renang. Juga suka jaga makan walaupun tetep dari dulu suka maem.
Sejak setahun dua tahun belakangan aku gak pernah lagi olahraga. Bahkan sejak masa-masa skripsi badanku mulai mengembung. Aku suka begadang tapi tak lupa cemilan ada di samping tempat dudukku, menemaniku berlayar di malam-malam panjang. Makanku pun jadi lebih banyak dari biasanya. Sejak itu aku mulai menggembung, lama-lama sampai sekarang jadi seperti ini.
Kalau kata orang terdekatku,
“bagaimana gak gemuk, makan, tidur pikiran ayem”. Aku hanya tersenyum
mendengarnya. Gak ada yang salah dengan perkataannya. Mungkin pula memang benar
seperti itu.
Ibukku, mbakku, bulekku, teman-temanku semuanya komentar. Huhuhu…sepertinya aku kena karma. Rasakan sekarang, rasakan. Emang enak jadi gemuk? Gak kan? Gak gampang juga kan nurunin berat badan? T,T
Ah aku jadi teringat dengan sebuah status dari seorang teman di facebook.
Pernahkah
merasa heran dengan orang yang begitu bahagia saat turun berat badannya ?
bahkan yang lebih mengherankan lagi, ternyata ada banyak sekali orang di dunia
ini yang lebih menyukai berat badannya turun ketimbang berhasil meraih
tujuan-tujuan lain. Ckckck.. orientasi hidup apa pula yang orang-orang ini
miliki. Tidakkah mereka tahu bahwa yang Allah pedulikan nanti bukan berapa
berat badan manusia saat didunia. Melainkan berapa berat amal kebaikan yang
sudah dikumpulkan ? ok. Yang kurus/gemuk ingin pula ideal, tapi perhatian ilmu
islam dan amal sebesar perhatian pada persoalan berat badan (penampilan)
lagipula kemuliaan seseorang bukan terletak pada persolaan berat badan
(penampilan). Tapi ketaqwaannya, kan? Think bright!
Setuju sekali sama apa yang ditulis seorang kawan di jejaring sosial diatas. Tapi tak ada salahnya kan kalau senang jika berat badan jadi turun. Secara nuruninnya sulit bangett. Dalam Islam memang tidak ada perhatian dalam persoalan berat badan atau penampilan, yang ada adalah perhatian soal ilmu dan amal juga ketaqwaan yang menjadikannya mulia di sisi Allah.
Tapi jika karena berat
badan membuat gerak menjadi tidak lagi lincah, cepat lelah dan capek. Belum lagi
dengan berbagai resiko penyakit yang mengintai. Saya rasa setiap dari kita
perlu juga untuk memerhatikan hal ini. Tentu saja dengan tidak mengindahkan
pentingnya untuk tetap menuntut ilmu, serta perhatian tentang hal-hal penting
lainnya. Bukan melulu soal penampilan. Tapi juga kesehatan. Paling enggak
dengan berat badan ideal akan membuat kita makin nyaman dan tetap sehat. Memudahkan
kita untuk bergerak dalam mencapai segala tujuan-tujuan dalam hidup yang ingin
kita capai.[]Nee
Tidak ada komentar:
Posting Komentar