Sabtu, 14 Desember 2013

Nikmatnya Hidup, Nikmatnya Secangkir Kopi Arabika


Ada yang pernah denger atau minum kopi arabika ?

Secara nggak sengaja saya berkesempatan untuk minum secangkir kopi Arabika. Waktu itu saya dan beberapa teman pergi ke deket kampus buat wifian. Tempat baru yang lumayan enak, baik itu dari segi tempat, menu-menu yang dihidangkan ataupun wifi-nya yang cepet buat browsing. Begitu info yang saya dapet dari teman-teman yang udah pernah kesana duluan, karena sebelumnya saya belum pernah ke tempat tersebut.


Nama tempat itu adalah nyit ny*t, uniknya segala  menu disana diberi nama aneh. Ada swimming fruit yang ternyata es buah dengan potongan buah kecil-kecil dengan air yang banyak sehingga kesannya kayak berenang-renang ketepian, hehe ada-ada aja yha. Sayangnya saya nggak hafal apa aja menu lainnya.

Saat masuk, saya pun bergumam dalam hati kok tempatnya kecil gini. Tapi emang unik juga sih tempatnya, terutama dari dekorasi yang dibuat dengan banyak hiasan. Lokasinya pun strategis karena ada di jalan Terusan Surabaya yang letaknya yang ada di depan kampus UM. Tempat ini semacam kafe kecil karena emang keterbatasan tempat yang menyediakan fasilitas wifi gratis bagi para pengunjung.

Nah, ditempat inilah saya bertemu dengan yang namanya kopi arabika. Karena temen-temen udah pada mesen minuman. Sayapun segera melihat daftar menu yang ada. Karena pengennya minum yang hangat-hangat akhirnya saya pun memesan segelas kopi. Berharap mendapatkan rasa kopi spesial saya pun memesan harga paling mahal diantara menu kopi yang ada. Saya pun memesan kopi arabika, selain kopi tersebut ada juga kopi Java dan ada satu lagi tapi lupa namanya. Untuk harga kopi yang saya pesan harganya pitung ecu, lebih mahal dari menu kopi lainnya.

Tak berapa lama kemudian datanglah pesanan kami. Tiga temenku yang memesan minuman dingin sudah terhidang di meja. Namanya sih beda-beda dan aneh tapi mirip-mirip semacam es krimlah menurutku. Nyicip dikit, emm enak juga. Beberapa waktu kemudian pesanan saya pun datang. Wah spesial banget keliatannya,  bisikku karena melihat diatas kopinya terdapat butiran-butiran berwarna coklat gelap. Saya kira itu adalah butiran coklat yang ditaburkan. Ternyata setelah dicoba minum itu adalah butiran kopi. Rasanya pait banget dan penuh dengan ampas. Setiap menyendok pasti banyak banget ampasnya, duh gimana ni minumnya. Dua sashet gula yang udah sepaket dengan kopi itu pun langsung saya masukkan ke dalamnya biar nggak terasa terlalu pahit. Namun ternyata masih aja pahit namun udah ada manisnya. Sebenarnya rasa kopi ini enak sayangnya ampasnya itu yang bikin ganggu saat minum. Saya yang nggak tahu gimana cara minumnya jadi cuman cicip dikit dan nggak saya minum lagi.

Karena penasaran. Saat itu juga saya googling tentang kopi arabika. Dari hasil investigasi saya (biyuh bahasane :P), kopi arabika ternyata adalah jenis kopi mahal dan spesial karena tanaman kopi jenis ini lebih rentan terhadap hama jika dibandingkan dengan kopi robusta. Rasanya pun tidak begitu pahit dan lebih ringan. Ia berasal dari daerah arab yang sudah banyak dibudidayakan di banyak tempat. Kopi ini termasuk kopi bernilai dan bercita rasa tinggi bagi para pecinta kopi.

Memang tidak semua orang bisa menikmati kopi karena tergantung selera masing-masing. Rasanya yang pahit dengan aroma khasnya itulah yang menjadi keistimewaan sebuah kopi. Kalau saya lebih memilih kopi dengan rasa yang sudah nggak terlalu pahit dengan berbagai campuran seperti gula, krimmer, susu atau coklat. Namun tetap dengan mengandung khasiat yang bisa menyegarkan mata agar tetap terjaga.

Saya jadi teringat dengan sebuah quote dari filosofi kopi “sesempurna apapun kopi yang dibuat, kopi tetaplah kopi, punya sisi pahit yang tidak bisa disembunyikan.”


Namun ingat juga walaupun kopi memiliki rasa yang pahit tapi jika kita pintar meraciknya maka bisa menghasilkan kopi bercita rasa tinggi. Nikmatilah hidup seperti kita menikmati kopi agar tak terasa pahitnya saja. Pandai-pandai meracik hidup menjadi sebuah kehidupan yang menyenangkan dengan sabar dan syukur. InsyaAllah hidup akan terasa menjadi lebih berarti.[]DP

Tidak ada komentar:

Posting Komentar