Saat
pulang kampung beberapa bulan yang lalu, saya sempat keheranan. Daun sirsak
yang buahnya paling enak dibuat jus tersebut direbus oleh Ibu. Beliau
meminumnya setiap hari, minum ramuan yang terbuat dari beberapa lembar daun
sirsak (sekitar 15 lembar) yang direbus dengan air tiga gelas. Setelah mendidih
hingga air tinggal dua gelas segera
diangkat, beberapa saat kemudian baru diminum, pagi dan sore. Rutin, seperti
itu setiap hari. Saya jadi bertanya-tanya, ada apakah gerangan?
Setelah
saya selidiki dan bertanya pada Ibu. Ternyata selama ini beliau mempunyai
benjolan kecil di bagian ketiak. Benjolan kecil tersebut sudah ada sejak saya masih
kecil, hingga saat ini. Sontak saya
kaget mendengarnya. Karena penyakit kanker payudara yang biasanya menyerang
kaum hawa tidak hanya tumbuh dibagian payudara namun juga bagian sekitarnya
hingga ke ketiak. Selain itu Ibu saya juga pernah mengidap kista yang telah
dioperasi beberapa waktu yang lalu.
Ternyata,
untuk pencegahan dini Beliau melakukan terapi tersebut. Hasilnya cukup
memuaskan. Benjolan kecil tersebut berangsur-angsur mengendur dan mengecil. Yang
semula terkadang rasanya sakit jika tersentuh, kini sakit tersebut hilang. Hingga
sekarang Beliau masih tetap rajin meminum ramuan rebusan daun sirsak.
Sirsak
memang memiliki berbagai macam zat penting yang dapat menyembuhkan berbagai
macam penyakit. Tidak hanya daun, tapi hampir seluruh bagian tanaman ini dapat
dimanfaatkan untuk obat. Mulai daun yang terbukti dapat mengobati kanker,
abses, arthritis dan cacingan hingga akarnya yang dapat digunakan sebagai obat
penenang.
Daun
sirsak mengandung berbagai zat penting seperti annocatacin, annocatalin,
annoxecotin, annonacin, annomuricin dsb. Secara tradisional biasa dimanfaatkan
untuk mengobati asma, brokitis, batuk, diabetes, malaria, hipertensi, cacingan,
hingga tumor dan borok. Pada tahun 1976, The National Cancer Institutte telah
meneliti khasiat dari sirsak sebagai antitumor dan antikanker. Hasilnya
menunjukkan bahwa daun dan batang sirsak mampu menyerang dan menghancurkan
sel-sel kanker.
Selama
ini kita mengetahui bahwa kanker dapat diobati dengan cara kemoterapi. Namun
saat ini kemoterapi dapat digantikan oleh ramuan daun sirsak. Hal ini
berdasarkan riset yang dilakukan oleh sejumlah peneliti dari AgrEvo Research
Center, Carolina Utara, Amerika Serika. Di dalam jurnal The Journal of Natural
Product. Disana dipaparkan bahwa daun sirsak dapat membunuh sel-sel kanker usus
besar hingga 10.000 kali lebih kuat dari kemoterapi.
Hasil penelitian terkait yang
dilakukan oleh peneliti dari Universitas Purdue, Indiana, Amerika Serikat.
Membuktikan bahwa daun sirsak dapat mengatasi berbagai macam penyakit kanker,
seperti kanker paru-paru, ginjal, pankreas, dan usus besar. Karena daun sirsak
mengandung senyawa aktiff yang dikenal dengan acetogenins. Senyawa ini dapat menghambat ATP (adenosine
trifosfat) yang merupakan sumber energy kanker untuk berkembang. Acetogenins bekerja dengan cara masuk
dan menempel di reseptor di dinding sel dan merusak ATP di dinding mitokondria.
Sehingga sel kanker akan berhenti berkembang. Senyawa aktif acetogenins ini cukup istimewa karena
bersifat selektif, yakni hanya menyerang sel kanker dan tidak menyerang sel-sel
normal di dalam tubuh.[]Nee
Semoga
bermanfaat. ^_^
Tuban, 8 Januari 2013
Tuban, 8 Januari 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar