Selasa, 08 Januari 2013

Sirsak, Solusi Alternatif Pembasmi Tumor Dan Kanker

Siapa yang tidak mengenal buah sirsak. Bernama latin annona muricata. Berduri lembut, saat masak bisa tahan hingga 3 hari. Tekstur buahnya halus berwarna putih susu dengan kulit terluarnya berwarna hijau. Buahnya manis segar, cocok dibuat jus kala panas mendera. Selain itu, buah ini dapat diolah menjadi berbagai macam sajian. Buahnya pun mudah didapat. Dari supermarket hingga pasar tradisional.


Saat pulang kampung beberapa bulan yang lalu, saya sempat keheranan. Daun sirsak yang buahnya paling enak dibuat jus tersebut direbus oleh Ibu. Beliau meminumnya setiap hari, minum ramuan yang terbuat dari beberapa lembar daun sirsak (sekitar 15 lembar) yang direbus dengan air tiga gelas. Setelah mendidih hingga air tinggal  dua gelas segera diangkat, beberapa saat kemudian baru diminum, pagi dan sore. Rutin, seperti itu setiap hari. Saya jadi bertanya-tanya, ada apakah gerangan?

Setelah saya selidiki dan bertanya pada Ibu. Ternyata selama ini beliau mempunyai benjolan kecil di bagian ketiak. Benjolan kecil tersebut sudah ada sejak saya masih kecil,  hingga saat ini. Sontak saya kaget mendengarnya. Karena penyakit kanker payudara yang biasanya menyerang kaum hawa tidak hanya tumbuh dibagian payudara namun juga bagian sekitarnya hingga ke ketiak. Selain itu Ibu saya juga pernah mengidap kista yang telah dioperasi beberapa waktu yang lalu.

Ternyata, untuk pencegahan dini Beliau melakukan terapi tersebut. Hasilnya cukup memuaskan. Benjolan kecil tersebut berangsur-angsur mengendur dan mengecil. Yang semula terkadang rasanya sakit jika tersentuh, kini sakit tersebut hilang. Hingga sekarang Beliau masih tetap rajin meminum ramuan rebusan daun sirsak.

Sirsak memang memiliki berbagai macam zat penting yang dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Tidak hanya daun, tapi hampir seluruh bagian tanaman ini dapat dimanfaatkan untuk obat. Mulai daun yang terbukti dapat mengobati kanker, abses, arthritis dan cacingan hingga akarnya yang dapat digunakan sebagai obat penenang.

Daun sirsak mengandung berbagai zat penting seperti annocatacin, annocatalin, annoxecotin, annonacin, annomuricin dsb. Secara tradisional biasa dimanfaatkan untuk mengobati asma, brokitis, batuk, diabetes, malaria, hipertensi, cacingan, hingga tumor dan borok. Pada tahun 1976, The National Cancer Institutte telah meneliti khasiat dari sirsak sebagai antitumor dan antikanker. Hasilnya menunjukkan bahwa daun dan batang sirsak mampu menyerang dan menghancurkan sel-sel kanker.

Selama ini kita mengetahui bahwa kanker dapat diobati dengan cara kemoterapi. Namun saat ini kemoterapi dapat digantikan oleh ramuan daun sirsak. Hal ini berdasarkan riset yang dilakukan oleh sejumlah peneliti dari AgrEvo Research Center, Carolina Utara, Amerika Serika. Di dalam jurnal The Journal of Natural Product. Disana dipaparkan bahwa daun sirsak dapat membunuh sel-sel kanker usus besar hingga 10.000 kali lebih kuat dari kemoterapi.

            
Hasil penelitian terkait yang dilakukan oleh peneliti dari Universitas Purdue, Indiana, Amerika Serikat. Membuktikan bahwa daun sirsak dapat mengatasi berbagai macam penyakit kanker, seperti kanker paru-paru, ginjal, pankreas, dan usus besar. Karena daun sirsak mengandung senyawa aktiff yang dikenal dengan acetogenins. Senyawa ini dapat menghambat ATP (adenosine trifosfat) yang merupakan sumber energy kanker untuk berkembang. Acetogenins bekerja dengan cara masuk dan menempel di reseptor di dinding sel dan merusak ATP di dinding mitokondria. Sehingga sel kanker akan berhenti berkembang. Senyawa aktif acetogenins ini cukup istimewa karena bersifat selektif, yakni hanya menyerang sel kanker dan tidak menyerang sel-sel normal di dalam tubuh.[]Nee

Semoga bermanfaat. ^_^

Tuban, 8 Januari 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar